Membaca Kebijakan Luar Negeri Tiongkok di Timur Tengah

Mengawali tahun 2016 dunia tetap dihadapkan pada konflik yang terus memanas di berbagai kawasan, salah satunya di Timur Tengah. Peningkatan konflik di kawasan ini ditandai dengan meningkatnya ketegangan hubungan diplomatik Arab Saudi More »

Aung Suu Kyi Mencari Restu Beijing

Disambut Yang Houlan, Duta Besar Tiongkok untuk Myanmar, di Bandara Internasional Beijing pada Rabu (10/06), pemimpin partai oposisi Myanmar dari Liga Nasional untuk Demokrasi Aung Suu Kyi memulai kunjungan perdananya ke Beijing More »

Diplomasi Ibu Negara Tiongkok

Ada pemandangan yang menarik setiap kali melihat kehadiran Ibu Negara Tiongkok, Peng Liyuan, saat mendampingi suaminya Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan kerja, khususnya kunjungan kenegaraan ke berbagai negara. Ia kerap terlihat mengenakan pakaian elegan berelemen More »

Merawat Silahturahmi Lewat Aksi Ulang Foto Lawas

FB_IMG_1455752207135Jika sebuah gambar lebih bermakna dari seribu kata, maka sebuah foto bukan hanya lebih bermakna dari seribu kata tetapi juga memiliki makna lebih dari itu, merekam peristiwa dan menyimpannya dalam kurun waktu yang sangat lama, bahkan seumur hidup. Sebuah foto bisa menjadi bukti sejarah bahwa pada suatu masa kita pernah berada di suatu tempat, baik sendiri maupun bersama-sama keluarga, kerabat, sahabat dan lainnya.

Menatap sebuah foto, apalagi jika terdapat diri kita di dalamnya, maka ingatan kita akan terbawa pada suatu kenangan akan suatu tempat dan masa tertentu yang tidak mungkin kembali. Melihat-lihat foto-foto masa lalu bisa menjadi hal yang menyenangkan. Kita bisa mengumpulkan kenangan-kenangan yang terserak yang mungkin membuat kita bisa lebih bijaksana.

Tentu saja bukan hal mudah untuk mengembalikan kenangan yang terserak di masa lalu ke masa kini. Ibarat bermain puzzle, kita mesti mengumpulkan keping-keping kenangan satu demi satu untuk mendapatkan sebuah gambaran yang utuh, yang bahkan kita tidak tahu apakah kepingan-kepingan itu masih lengkap atau tidak.

Nach ibarat bermain puzzle, saya dan teman-teman SMA mencoba melakukan rekonstruksi kenangan di masa sekolah berdasarkan foto-foto saat itu, salah satunya adalah saat bermain di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol sekitar tahun 1983. Saat itu, tujuh orang sekawan (Saya, Hermen, Karnadi, Mulad Wibowo, Mulyadi, Purwanto dan Priyo Rahardjo) dengan masih berseragam sekolah memanfaatkan waktu kosong di sekolah untuk bermain-main di pantai Ancol. Saat itu kawasan pantai Ancol belum seramai dan sepadat seperti sekarang. Belum ada tempat hiburan seperti Dunia Fantasi ataupun kereta gantung (Gondola).

Pemimpin ASEAN dan Media Sosial

jokowi di istana bogorPada Rabu (9 Maret 2016) pagi, Presiden JokoWidodo (Jokowi) memposting di akun twitternya @jokowi sebuah foto dirinya sedang berdiri di depan istana Bogor mengenakan kemeja putih dan sarung biru kotak-kotak. Di timelinenya tersebut Presiden Jokowi menulis dalam bahasa Indonesia “Menyaksikan gerhana matahari total dari Istana Bogor. Inilah tanda-tanda kekuasaan Allah, kebesaran Allah –Jkw”.

Sebelumnya, masih di hari yang sama, dalam rangka menyambut perayaan hari raya Nyepi yang tengah dilakukan umat Hindu, Presiden Jokowi menulis “Selamat menjalankan catur brata penyepian bagi umat Hindu. Semoga keheningan Nyepi membawa kedamaian dan kebahagiaan untuk kita semua –Jkw”.

Meski tidak sesering pengguna sosial media aktif dalam menggunakan akun media sosialnya di Facebook, Twitter, ataupun Instagram, Presiden Jokowi termasuk salah seorang pejabat tinggi negara yang sudah sejak lama secara rutin menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Diketahui bahwa sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo dan kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi telah akrab dengan sosial media dimana akun twitternya di @jokowi_do2 bahkan digunakan secara aktif untuk kampanye presiden oleh para pendukungnya.

Setelah menjabat sebagai Presiden RI pada Oktober 2015, kemudian dibuatlah akun resmi Jokowi di media sosial yang terverifikasi, baik di Facebook dengan laman Presiden Joko Widodo dan di twitter dengan akun @jokowi yang hingga kini telah memiliki 4,57 juta follower. Kehadiran Presiden Jokowi di media sosial dengan penampilan sederhana sepertinya ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa meski telah menjadi presiden, Jokowi tetaplah seperti anggota mayarakat pada umumnya dan tetap sebagai pemimpin yang merakyat.

Ketika Jeihan Ikut Mendorong Perdamaian Iran-Arab Saudi

tafakur di musdalifah (2)Pada 6-7 Maret 2016 Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa ke-5 Organisasi Konferensi Islam (KTT LB OKI) yang dihadiri delegasi dari 57 negara anggota OKI, wakil anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan negara obeserver. Di tengah kesibukan negara peserta KTT LB OKI membahas masalah Palestina dan Al Quds Al-Sharif (Yerusalem) dan melakukan pertemuan bilateral di sela-sela KTT, ada satu kegiatan menarik yang dilakukan Pemerintah Indonesia yaitu penyerahan dua buah lukisan dari maestro pelukis Indonesia Jeihan Sukmantoro (78 tahun) kepada Pemerintah Iran dan Arab Saudi.

“Lukisan yang diberikan kepada Iran, merupakan simbol perdamaian dan persahabatan Indonesia serta harapan Indonesia-Iran agar kita bisa bersama-sama mewujudkan perdamaian dunia,” kata Menlu RI Retno Marsudi usai menemani Menlu Iran Javad Jarid Zarif menerima lukisan di sela-sela KTT LB OKI di Jakarta Convention Center, Senin 7 Maret 2016. Lukisan Jeihan yang diterima Menlu Zarif dari wakil keluarga Jeihan adalah sebuah lukisan besar berukuran sekitar 1,6 x 2 meter buatan tahun 1999 yang berjudul “Tafakur di Musdalifah”, sebuah lukisan yang mengekspresikan pengalaman pelukisnya saat melaksanakan ibadah haji.

Ojek Ontel Which Still Exist in Jakarta

IMG_20150909_121557“Lets ride my Ojek Ontel (bicycle taxi). Guaranteed faster Sir”, said Suparno, a 50 year old Ojek Ontel driver, with a smile in his face. Suparno is a resident of Jakarta who has decades offering Ojek Ontel services to people passing in front of the Station Jakarta Kota, Central Jakarta. He is one Ojek Ontel driver who can survive amid strong competition from other public transportation in Jakarta such as bus, taxi and motorcycle taxi as well as the latest phenomenon Go-Jek.

Go-Jek became the latest phenomenon in Indonesia using it’s newest innovation of transportation service to take out people easily as well as serves the other services such as food delivery, shopping, and shipping the document. Go-Jek is being a multifunction service company for transportation in Indonesia nowadays. Go-Jek break down the mainstream business in motorcycle transportation and make dillema for other public transportation such as motorcycle Ojek and Ojek Ontel.

Suparno said that when motorcycle taxi presents in the 1990s, many Ojek Ontel drivers complained about thier existences and felt like motorcycle taxi drivers alredy taken all their business and their roles. Now turn motorcycle taxi driver who complain about the Go-Jek presence. It’s a paradox while many people welcoming the Go-Jek but in the other side it turns off the motorcycle taxi and make Ojek Ontel transportation marginalized.

Membaca Kebijakan Luar Negeri Tiongkok di Timur Tengah

xi jinping in arab saudiMengawali tahun 2016 dunia tetap dihadapkan pada konflik yang terus memanas di berbagai kawasan, salah satunya di Timur Tengah. Peningkatan konflik di kawasan ini ditandai dengan meningkatnya ketegangan hubungan diplomatik Arab Saudi dan Iran setelah Arab Saudi mengeksekusi seorang ulama shiah Iran dan diikuti kemarahan publik di Iran. Sementara isu-isu panas lainnya masih tetap bertahan seperti masalah kemerdekaan Palestina, nuklir Iran, konflik di Suriah ataupun ancaman gerakan ISIS (Islamic State in Irak and Suriah) yang semakin meluas.

Dan di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah, Presiden Tiongkok Xi Jinping memulai debut diplomasinya di kawasan tersebut dengan mengunjungi Arab Saudi, Mesir dan Iran dari tanggal 19-23 Januari 2016. Meski telah menduduki jabatan Presiden Tiongkok sejak tahun 2012 dan aktif mempromosikan kebangkitan Tiongkok melalui kunjungan kenegaraan ke banyak negara di berbagai kawasan dunia, mulai dari India, Rusia, Eropa, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Zimbabwe, hingga ke Indonesia, namun baru pertama kali inilah Xi Jinping berkunjung ke Timur Tengah. Kunjungan ini juga menjadi kunjungan pertama bagi pemimpin Tiongkok sejak kunjungan Presiden Hu Jintao ke Arab Saudi di tahun 2009 dan kunjungan Presiden Jiang Zemin ke Iran di tahun 2002.

Asal Usul Imlek Versi Betawi

IMG-20160207-WA0013Orang Indonesia memang dikenal kreatif dalam berbagai hal, termasuk dalam hal membuat joke-joke kontekstual. Nah menjelang tahun baru Cina atau yang dikenal dengan Imlek, ada saja ide untuk membuat joke terkait hal tersebut. Begini cerita tentang imlek versi Betawi yang saya dapat dari group teman-teman di whatsup

Ketika nenek moyang kita datang dari dataran cina, Yunan. Pagi2 mereka sampai di pesisir batavia (betawi). Para pendatang tsb disambut oleh orang2 betawi. Namun org betawi bingung, karena bangsa cina tsb matanya sipit2. Saking bingungnya mereka saling bertanya2… apakah mereka merem atau melek. Begitu dekat, ternyata orng2 sipit tersebut bukan merem, tapi melek. Spontan orang2 betawi kaget, …” IH…MELEK… IH..MELEK …. IHHH… MELEK….” Maka jadilah tahun baru I..MELEK sampai sekarang…. ???

Sumber: humor di jalur sosmed

Ketika Anak Priok Berarung Jeram

IMG-20160131-WA0048“Anak Priok mau ke sungai aja kok jauh-jauh ke Bogor, di Priok aja, kan ada sungai Enim dan Rawa Badak”.

“Ha ha ha di Sungai Enim atau Rawa Badak mah arusnya datar, boro-boro bisa main arung jeram, yang ada malah kesangkut sampah dan lumpur yang menghitam”, tanggap teman yang lain.

Begitu guyonan teman-teman alumni SMA 13 angkatan 84 usai berolahraga arung jeram (rafting) di sungai Cianten, Bogor, Sabtu, 30 Januari 2016. Terlihat wajah-wajah sumringah dan puas usai mereka bersama-sama melakukan olah raga arung jeram sambil menikmati keindahan di sepanjang sungai Ciaten. Ketegangan selama mengarungi derasnya arus sungai di beberapa titik tidak tampak sama sekali. Yang ada justru keinginan untuk melakukan olah raga ini kembali di tempat lain dengan arus yang lebih menantang.

Menikmati Petik Rambutan Subang

rambutan subang ahuKerap dikenal sebagai daerah penghasil buah nanas simadu, Kabupaten Subang di Jawa Barat ternyata juga merupakan penghasil buah rambutan, salah satu jenis buah lokal di Indonesia yang mampu bertahan dari serbuan buah impor. Seperti data yang didapat dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Subang, di kabupaten ini terdapat perkebunan rambutan luas milik warga yang tersebar di 16 kecamatan (dari 30 kecamatan).

Dengan jumlah lahan kebun rambutan yang luas, tidak mengherankan jika setiap musim rambutan tiba, warna merah buah rambutan mendominasi pemandangan di Kabupaten Subang, khususnya di kecamatan Purwadadi, Kalijati, dan Cipeundeuy. Di sepanjang tepi jalan menuju ketiga kecamatan tersebut terlihat pohon rambutan dan para pedagang ramai menjajakan buah rambutan.

Untuk mencapai Subang, warga Jakarta dan sekitarnya dapat melalui jalan tol Cikopo, keluar di pintu tol Kalijati. Jika tidak terkena macet, sekitar 2 jam kita akan tiba di Subang dan merasakan suasana pedesaan yang dikelilingi pohon rambutan. Dengan semakin mudahnya akses ke Subang, maka jalan-jalan di akhir pecan bersama keluarga dan sahabat ke daerah tersebut bisa menjadi alternatif pilihan menarik, khususnya saat musim panen rambutan pada bulan Desember – Februari.

Kelengangan Natal Di Brussel

IMG_20151224_162629Pada 20-25 Desember 2015 saya berkesempatan melakukan perjalanan dinas ke Brussel, ibu kota Belgia dan Uni Eropa. Mengingat saya pernah menetap bersama keluarga di Brussel pada tahun 2004-2008, kunjungan kembali ke Brussel tentu saja sangat menyenangkan. Rasanya seperti pulang kampung. Dan karena kunjungan kali ini bertepatan dengan hari Natal, yang tentunya dirayakan masyarakat Belgia yang mayoritas Katholik dan Protestan, saya membayangkan suasana kota akan lebih semarak dibandingkan pada hari-hari biasa.

Ya, seperti lazimnya semarak Natal di kota-kota besar di Eropa yang diwarnai berbagai hiasan, mulai dari pohon Natal, patung sinterklas hingga lampu warna warni, saya pun membayangkan kesemarakan suasana Natal di Brussel tahun 2015. Dan karena Natal jatuh setiap musim dingin, saya juga membayangkan jantung kota Brussels berubah menjadi “Winter Wonderland” seperti tahun-tahun sebelumnya, yang menampilkan pasar magis Natal, berbagai cahaya lampu, aktifitas jalanan di sekitar gedung Bourse (Bursa Efek), Place Sainte Catherine dan Marché aux Poissons (pasar ikan), dan tentu saja kawasan kota tua Grand Place atau Grote Mark.

Kawasan tersebut di atas senantiasa ramai dikunjungi warga setempat dan wisatawan manca negara yang ingin mengunjungi pasar Natal dan melihat-lihat serta menikmati keindahan arsitektur bangunan Eropa klasik buatan abad ke-11. Bangunan dan ruangan di sekitar Grand Place dihiasi pohon Natal yang dipenuhi lampu warna-warni serta ornamen lainnya. Toko-toko, restoran, dan kafe pun tidak mau kalah menyemarakkan suasana Natal dengan menjual merchandise, gastronomi khas Natal dalam berbagai bentuk dan kemasan.

Menjaga Kesinambungan Diplomasi Demokrasi

JK BDFSempat muncul selentingan bahwa pelaksanaan Bali Democracy Forum (BDF) akan ditinjau kelanjutannya, akhirnya pada tanggal 10-11 Desember 2015, bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, BDF VIII kembali digelar dan kali ini mengusung tema Democracy and Effective Public Governance (Demokrasi dan Kepemerintahan Publik Yang efektif).

Forum dibuka resmi oleh Wakil Presiden M. Jusuf Kalla dan dihadiri 19 menteri/wakil menteri dan perwakilan dari 89 negara peserta dan observer. Pertemuan dibagi dalam 4 sesi yaitu pembukaan, debat umum, diskusi panel I dan II, dengan masing-masing panel membahas sub-sub tema tersendiri. Pada akhir pertemuan dihasilkan Chair’s Statement yang memuat hasil pertemuan dan kesepakatan yang dicapai oleh para peserta pertemuan.

Pada sesi pembukaan, Menlu Retno Marsudi menggarisbawahi dinamika demokrasi global sejak penyelenggaraan BDF VII tahun 2014 dan peran Bali Civil Society dan Media Forum dalam mengembangkan lingkungan yang lebih inklusif bagi hubungan antar pemerintah (G-to-G). Menlu juga menekankan kembali bahwa BDF di tahun-tahun mendatang akan tetap diselenggarakan dalam kerangka kerja sama , G-to-G pada tingkat menteri.

Santri dan Toleransi Dalam Kartun

IMG_20151129_180113Karya seni rupa, terkhusus lagi karya kartun, merupakan tawaran yang bisa disodorkan sebagai alternative untuk mendekatkan isu sensitif dan penting kepada publik luas. Seperti halnya karya seni (rupa) pada umumnya, kartun diekspektasikan mampu melakukan proses mimesis atas artefak dan gejala visual yang ada di alam, serta kemudian membubuinya dengan aksi kritis atas gejala sosial yang melingkungi problem kemasyarakat secara umum. Kritisisme atau aksi kritis yang bisa ditawarkan oleh karya kartun pada umumnya dengan pendekatan humor”, demikian tulis Kuss Indarto, kurator pameran Kartun Santri Nusantara yang digelar di Ruang B Galeri Nasional, Jakarta, 24-30 November 2015.

Dan merujuk perkataan Kuss Indarto tersebut di atas, maka ketika seorang santri membuat kartun, maka bisa diduga bahwa isu sensitif dan penting yang ingin disampaikan kepada publik luas adalah hal-hal yang terkait Islam dengan bumbu aksi kritis gejala sosial yang melingkungi problem kemasyarakatan secara umum. Hal ini tidak mengherankan, karena ketika kita bicara tentang santri maka kita merujuk pada seseorang yang mengikuti pendidikan ilmu agama Islam di suatu temp[at yang dinamakan Pesantren, biasannya menetap (mondok) di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai.

Eksotisme Bali di Tanah Lot

IMG_20151121_113610Bali dikenal sebagai pulau dengan seribu pura dan salah satunya yang terkenal adalah Pura Tanah Lot. Karena itu, berwisata ke Bali tanpa berkunjung ke Tanah Lot serasa ada yang kurang lengkap. Ibaratnya seperti makan sayur asem tanpa garam.

Sesuai arti namanya, “tanah tengah laut”, Tanah Lot terletak di tepi pantai, bahkan agak menjorok ke pantai sehingga ketika saat pasang seolah-olah berada di tengah laut. Di tempat ini pengunjung ditawari kenikmatan pemandangan laut dan alam yang spektakuler serta keunikan sebuah Pura yang terletak di atas batu besar dan ketika laut sedang pasang seolah-olah berada di tengah laut. Pemandangan akan semakin indah jika dilihat saat matahari terbenam atau sunset.

Pura yang seolah berada di tengah laut ini menjadi pusat keindahan yang menakjubkan. Tidak mengherankan jika banyak pengunjung yang menjadikan Pura Tanah Lot dan pantai karang disekelilingnya sebagai latar belakang obyek foto keceriaan bersama sahabat, keluarga maupun berselfie ria.

Dengan alasan tersebut di atas, maka pada kunjungan saya ke Bali tanggal 7 November 2015 lalu, saya pun  menyempatkan diri mampir ke Tanah Lot menggunakan kendaraan sewaan. Dari kawasan Nusa Dua, kendaraan yang saya tumpangi meluncur sekitar 45 menit menuju ke lokasi Pura Tanah Lot di desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, Tanah Lot.