Membaca Kebijakan Luar Negeri Tiongkok di Timur Tengah

Mengawali tahun 2016 dunia tetap dihadapkan pada konflik yang terus memanas di berbagai kawasan, salah satunya di Timur Tengah. Peningkatan konflik di kawasan ini ditandai dengan meningkatnya ketegangan hubungan diplomatik Arab Saudi More »

Aung Suu Kyi Mencari Restu Beijing

Disambut Yang Houlan, Duta Besar Tiongkok untuk Myanmar, di Bandara Internasional Beijing pada Rabu (10/06), pemimpin partai oposisi Myanmar dari Liga Nasional untuk Demokrasi Aung Suu Kyi memulai kunjungan perdananya ke Beijing More »

Diplomasi Ibu Negara Tiongkok

Ada pemandangan yang menarik setiap kali melihat kehadiran Ibu Negara Tiongkok, Peng Liyuan, saat mendampingi suaminya Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan kerja, khususnya kunjungan kenegaraan ke berbagai negara. Ia kerap terlihat mengenakan pakaian elegan berelemen More »

Membaca Kebijakan Luar Negeri Tiongkok di Timur Tengah

xi jinping in arab saudiMengawali tahun 2016 dunia tetap dihadapkan pada konflik yang terus memanas di berbagai kawasan, salah satunya di Timur Tengah. Peningkatan konflik di kawasan ini ditandai dengan meningkatnya ketegangan hubungan diplomatik Arab Saudi dan Iran setelah Arab Saudi mengeksekusi seorang ulama shiah Iran dan diikuti kemarahan publik di Iran. Sementara isu-isu panas lainnya masih tetap bertahan seperti masalah kemerdekaan Palestina, nuklir Iran, konflik di Suriah ataupun ancaman gerakan ISIS (Islamic State in Irak and Suriah) yang semakin meluas.

Dan di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah, Presiden Tiongkok Xi Jinping memulai debut diplomasinya di kawasan tersebut dengan mengunjungi Arab Saudi, Mesir dan Iran dari tanggal 19-23 Januari 2016. Meski telah menduduki jabatan Presiden Tiongkok sejak tahun 2012 dan aktif mempromosikan kebangkitan Tiongkok melalui kunjungan kenegaraan ke banyak negara di berbagai kawasan dunia, mulai dari India, Rusia, Eropa, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Zimbabwe, hingga ke Indonesia, namun baru pertama kali inilah Xi Jinping berkunjung ke Timur Tengah. Kunjungan ini juga menjadi kunjungan pertama bagi pemimpin Tiongkok sejak kunjungan Presiden Hu Jintao ke Arab Saudi di tahun 2009 dan kunjungan Presiden Jiang Zemin ke Iran di tahun 2002.

Asal Usul Imlek Versi Betawi

IMG-20160207-WA0013Orang Indonesia memang dikenal kreatif dalam berbagai hal, termasuk dalam hal membuat joke-joke kontekstual. Nah menjelang tahun baru Cina atau yang dikenal dengan Imlek, ada saja ide untuk membuat joke terkait hal tersebut. Begini cerita tentang imlek versi Betawi yang saya dapat dari group teman-teman di whatsup

Ketika nenek moyang kita datang dari dataran cina, Yunan. Pagi2 mereka sampai di pesisir batavia (betawi). Para pendatang tsb disambut oleh orang2 betawi. Namun org betawi bingung, karena bangsa cina tsb matanya sipit2. Saking bingungnya mereka saling bertanya2… apakah mereka merem atau melek. Begitu dekat, ternyata orng2 sipit tersebut bukan merem, tapi melek. Spontan orang2 betawi kaget, …” IH…MELEK… IH..MELEK …. IHHH… MELEK….” Maka jadilah tahun baru I..MELEK sampai sekarang…. ???

Sumber: humor di jalur sosmed

Ketika Anak Priok Berarung Jeram

IMG-20160131-WA0048“Anak Priok mau ke sungai aja kok jauh-jauh ke Bogor, di Priok aja, kan ada sungai Enim dan Rawa Badak”.

“Ha ha ha di Sungai Enim atau Rawa Badak mah arusnya datar, boro-boro bisa main arung jeram, yang ada malah kesangkut sampah dan lumpur yang menghitam”, tanggap teman yang lain.

Begitu guyonan teman-teman alumni SMA 13 angkatan 84 usai berolahraga arung jeram (rafting) di sungai Cianten, Bogor, Sabtu, 30 Januari 2016. Terlihat wajah-wajah sumringah dan puas usai mereka bersama-sama melakukan olah raga arung jeram sambil menikmati keindahan di sepanjang sungai Ciaten. Ketegangan selama mengarungi derasnya arus sungai di beberapa titik tidak tampak sama sekali. Yang ada justru keinginan untuk melakukan olah raga ini kembali di tempat lain dengan arus yang lebih menantang.

Menikmati Petik Rambutan Subang

rambutan subang ahuKerap dikenal sebagai daerah penghasil buah nanas simadu, Kabupaten Subang di Jawa Barat ternyata juga merupakan penghasil buah rambutan, salah satu jenis buah lokal di Indonesia yang mampu bertahan dari serbuan buah impor. Seperti data yang didapat dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Subang, di kabupaten ini terdapat perkebunan rambutan luas milik warga yang tersebar di 16 kecamatan (dari 30 kecamatan).

Dengan jumlah lahan kebun rambutan yang luas, tidak mengherankan jika setiap musim rambutan tiba, warna merah buah rambutan mendominasi pemandangan di Kabupaten Subang, khususnya di kecamatan Purwadadi, Kalijati, dan Cipeundeuy. Di sepanjang tepi jalan menuju ketiga kecamatan tersebut terlihat pohon rambutan dan para pedagang ramai menjajakan buah rambutan.

Untuk mencapai Subang, warga Jakarta dan sekitarnya dapat melalui jalan tol Cikopo, keluar di pintu tol Kalijati. Jika tidak terkena macet, sekitar 2 jam kita akan tiba di Subang dan merasakan suasana pedesaan yang dikelilingi pohon rambutan. Dengan semakin mudahnya akses ke Subang, maka jalan-jalan di akhir pecan bersama keluarga dan sahabat ke daerah tersebut bisa menjadi alternatif pilihan menarik, khususnya saat musim panen rambutan pada bulan Desember – Februari.

Kelengangan Natal Di Brussel

IMG_20151224_162629Pada 20-25 Desember 2015 saya berkesempatan melakukan perjalanan dinas ke Brussel, ibu kota Belgia dan Uni Eropa. Mengingat saya pernah menetap bersama keluarga di Brussel pada tahun 2004-2008, kunjungan kembali ke Brussel tentu saja sangat menyenangkan. Rasanya seperti pulang kampung. Dan karena kunjungan kali ini bertepatan dengan hari Natal, yang tentunya dirayakan masyarakat Belgia yang mayoritas Katholik dan Protestan, saya membayangkan suasana kota akan lebih semarak dibandingkan pada hari-hari biasa.

Ya, seperti lazimnya semarak Natal di kota-kota besar di Eropa yang diwarnai berbagai hiasan, mulai dari pohon Natal, patung sinterklas hingga lampu warna warni, saya pun membayangkan kesemarakan suasana Natal di Brussel tahun 2015. Dan karena Natal jatuh setiap musim dingin, saya juga membayangkan jantung kota Brussels berubah menjadi “Winter Wonderland” seperti tahun-tahun sebelumnya, yang menampilkan pasar magis Natal, berbagai cahaya lampu, aktifitas jalanan di sekitar gedung Bourse (Bursa Efek), Place Sainte Catherine dan Marché aux Poissons (pasar ikan), dan tentu saja kawasan kota tua Grand Place atau Grote Mark.

Kawasan tersebut di atas senantiasa ramai dikunjungi warga setempat dan wisatawan manca negara yang ingin mengunjungi pasar Natal dan melihat-lihat serta menikmati keindahan arsitektur bangunan Eropa klasik buatan abad ke-11. Bangunan dan ruangan di sekitar Grand Place dihiasi pohon Natal yang dipenuhi lampu warna-warni serta ornamen lainnya. Toko-toko, restoran, dan kafe pun tidak mau kalah menyemarakkan suasana Natal dengan menjual merchandise, gastronomi khas Natal dalam berbagai bentuk dan kemasan.

Menjaga Kesinambungan Diplomasi Demokrasi

JK BDFSempat muncul selentingan bahwa pelaksanaan Bali Democracy Forum (BDF) akan ditinjau kelanjutannya, akhirnya pada tanggal 10-11 Desember 2015, bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, BDF VIII kembali digelar dan kali ini mengusung tema Democracy and Effective Public Governance (Demokrasi dan Kepemerintahan Publik Yang efektif).

Forum dibuka resmi oleh Wakil Presiden M. Jusuf Kalla dan dihadiri 19 menteri/wakil menteri dan perwakilan dari 89 negara peserta dan observer. Pertemuan dibagi dalam 4 sesi yaitu pembukaan, debat umum, diskusi panel I dan II, dengan masing-masing panel membahas sub-sub tema tersendiri. Pada akhir pertemuan dihasilkan Chair’s Statement yang memuat hasil pertemuan dan kesepakatan yang dicapai oleh para peserta pertemuan.

Pada sesi pembukaan, Menlu Retno Marsudi menggarisbawahi dinamika demokrasi global sejak penyelenggaraan BDF VII tahun 2014 dan peran Bali Civil Society dan Media Forum dalam mengembangkan lingkungan yang lebih inklusif bagi hubungan antar pemerintah (G-to-G). Menlu juga menekankan kembali bahwa BDF di tahun-tahun mendatang akan tetap diselenggarakan dalam kerangka kerja sama , G-to-G pada tingkat menteri.

Santri dan Toleransi Dalam Kartun

IMG_20151129_180113Karya seni rupa, terkhusus lagi karya kartun, merupakan tawaran yang bisa disodorkan sebagai alternative untuk mendekatkan isu sensitif dan penting kepada publik luas. Seperti halnya karya seni (rupa) pada umumnya, kartun diekspektasikan mampu melakukan proses mimesis atas artefak dan gejala visual yang ada di alam, serta kemudian membubuinya dengan aksi kritis atas gejala sosial yang melingkungi problem kemasyarakat secara umum. Kritisisme atau aksi kritis yang bisa ditawarkan oleh karya kartun pada umumnya dengan pendekatan humor”, demikian tulis Kuss Indarto, kurator pameran Kartun Santri Nusantara yang digelar di Ruang B Galeri Nasional, Jakarta, 24-30 November 2015.

Dan merujuk perkataan Kuss Indarto tersebut di atas, maka ketika seorang santri membuat kartun, maka bisa diduga bahwa isu sensitif dan penting yang ingin disampaikan kepada publik luas adalah hal-hal yang terkait Islam dengan bumbu aksi kritis gejala sosial yang melingkungi problem kemasyarakatan secara umum. Hal ini tidak mengherankan, karena ketika kita bicara tentang santri maka kita merujuk pada seseorang yang mengikuti pendidikan ilmu agama Islam di suatu temp[at yang dinamakan Pesantren, biasannya menetap (mondok) di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai.

Eksotisme Bali di Tanah Lot

IMG_20151121_113610Bali dikenal sebagai pulau dengan seribu pura dan salah satunya yang terkenal adalah Pura Tanah Lot. Karena itu, berwisata ke Bali tanpa berkunjung ke Tanah Lot serasa ada yang kurang lengkap. Ibaratnya seperti makan sayur asem tanpa garam.

Sesuai arti namanya, “tanah tengah laut”, Tanah Lot terletak di tepi pantai, bahkan agak menjorok ke pantai sehingga ketika saat pasang seolah-olah berada di tengah laut. Di tempat ini pengunjung ditawari kenikmatan pemandangan laut dan alam yang spektakuler serta keunikan sebuah Pura yang terletak di atas batu besar dan ketika laut sedang pasang seolah-olah berada di tengah laut. Pemandangan akan semakin indah jika dilihat saat matahari terbenam atau sunset.

Pura yang seolah berada di tengah laut ini menjadi pusat keindahan yang menakjubkan. Tidak mengherankan jika banyak pengunjung yang menjadikan Pura Tanah Lot dan pantai karang disekelilingnya sebagai latar belakang obyek foto keceriaan bersama sahabat, keluarga maupun berselfie ria.

Dengan alasan tersebut di atas, maka pada kunjungan saya ke Bali tanggal 7 November 2015 lalu, saya pun  menyempatkan diri mampir ke Tanah Lot menggunakan kendaraan sewaan. Dari kawasan Nusa Dua, kendaraan yang saya tumpangi meluncur sekitar 45 menit menuju ke lokasi Pura Tanah Lot di desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, Tanah Lot.

Mengenal KH Noer Ali Sang Singa Bekasi

KH Noor AliSebagai warga pendatang yang menetap di Bekasi, kerap kali saya melintasi jalan Raya Kali Malang atau yang sekarang diberi nama Jalan KH Noer Ali. Jalan ini menjadi salah satu urat nadi utama yang menghubungkan Bekasi dengan Jakarta. Ratusan ribu warga Bekasi setiap harinya melintasi jalan tersebut dengan menggunakan beragam kendaraan bermotor.

Dari ratusan ribu penduduk Bekasi yang melintasi jalan ini, saya yakin tidak banyak yang mengenal nama KH Noer Ali. Paling hanya menebak-nebak bahwa nama KH Noer Ali adalah nama yang diambil dari nama seorang tokoh masyarakat.

Dugaan tersebut tidak sepenuhnya keliru karena KH Noer Ali ternyata bukan sekedar seorang tokoh masyarakat Bekasi, tetapi juga seorang pahlawan nasional. Menurut sejarawan asal Bekasi, Ali Anwar, dalam pengantar di blognya, KH Noer Ali merupakan seorang ulama besar kharismatik, terutama di bilangan Jawa Barat, Jakarta, Banten, dan Bekasi yang dianugerahkan gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan Bintang Maha Putra Adipradana oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara pada Kamis, 9 Nopember 2006. Saat pertahanan Jakarta-Bekasi-Karawang-Cikampek porak-poranda pada 1948, pejuang kelahiran Bekasi pada 1914 itu menghimpun semua kekuatan dalam badan perjuangan alternatif yang dibentuk dan dipimpinnya: Markas Pusat Hizbullah-Sabilillah (MPHS) Jakarta Raya.

Selanjutnya dalam buku biografi tentang KH Noer Ali yang ditulis Ali Anwar, disebutkan bahwa KH Noer Ali lahir tahun 1914 di Kampung. Ujungmalang (sekarang menjadi Ujungharapan), Kewedanaan Bekasi, Kabupaten Meester Cornelis, Keresidenan Batavia. Ayahnya seorang petani bernama H. Anwar bin Layu, seorang petani dan ibunya bernama Hj. Maimunah binti Tarbin. Beliau wafat pada tanggal 3 Mei 1992, dalam usia 78 tahun.

Pro Kontra Rencana Keikutsertaan Indonesia di Trans-Pacific Partnership

jokowi obamaMengawali 1 tahun pemerintahannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan bilateral ke Amerika Serikat (AS) memenuhi undangan Presiden AS Barrack Obama. Salah satu isu yang mengemuka dalam kunjungan yang berlangsung pada 25-28 Oktober 2015 tersebut adalah keinginan Indonesia bergabung ke Trans-Pacific Partnership (TPP). Keinginan untuk bergabung dengan TPP disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi kepada Presiden Obama saat pertemuan di Gedung Putih. Suatu pernyataan yang tampaknya dinantikan AS, setelah Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih memilih untuk tidak bergabung dengan TPP.

TPP merupakan kerja sama kemitraan ekonomi strategis negara-negara di lingkar Pasifik yang diinisiasi oleh AS dan perundingan traktatnya diikuti 12 negara yaitu AS, Australia, Brunei Darussaalam, Chili, Jepang, Malaysia, Peru, Singapura, Viet Nam, Mexico, Kanada dan Selandia Baru. Setelah perundingan selama 7 tahun, akhirnya pada tanggal 5 Oktober 2015 ke-12 negara peserta perundingan menyepakati Traktat TPP.

Traktat tersebut merupakan suatu kerangka hukum bagi kerja sama perdagangan bebas dan liberalisasi di berbagai sektor ekonomi yang sebelumnya dikenal sebagai Pacific 4 (Singapura, Brunei Darussalam, Chile dan Selandia Baru). Kerja sama tersebut menjadi blok perdagangan sangat besar yang mewakili 40 persen kekuatan ekonomi dunia (28.1 Trilyun GDP gabungan) dengan mengikutsertakan lebih dari 792 juta penduduk yang tersebar di ke-12 negara.

Keinginan Indonesia untuk bergabung ke TPP justru setelah tuntasnya perundingan dan disepakatinya Traktat TPP oleh 12 negara, kemudian memunculkan pandangan pro dan kontra di masyarakat. Sejumlah pertanyaan atau keraguan dari berbagai pihak pun muncul karena bergabungnya Indonesia dengan TPP dipandang akan merugikan Indonesia.

Berbendi Mengelilingi Padang

IMG_20151023_165637Saat berkunjung ke kota Padang, biasanya bayangan pertama yang muncul di benak adalah sajian kuliner khas daerah Sumatera Barat yang memang dikenal di seluruh pelosok nusantara dengan kepedasannya. Namun tidak lengkap rasanya jika ke kota Padang namun tidak mengunjungi tempat-tempat wisata di dalam kota. Pastikan kita mengunjungi berbagai daerah tujuan wisata yang menjadi andalan kota Padang seperti kawasan Pantai Padang, Padang Kota Lama ataupun jembatan Siti Nurbaya.

Saya sengaja menyebutkan beberapa kawasan tersebut saja karena ingin mengaitkan kunjungan wisata ke kawasan tersebut menggunakan bendi. Naik bendi bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Tidak berisik, seperti angkot di Padang, dan jalannya yang santai seiring dengan larinya kuda, membuat kita lebih leluasa melihat-lihat kota.

Rute perjalanan bisa dimulai dari kawasan Pantai Padang yang merupakan kawasan wisata utama di kota tersebut. Pantai Padang memang biasa dipadati masyarakat setempat maupun para pelancong yang kebetulan berwisata atau dalam rangka urusan bisnis di Padang.

Revolusi Toilet

IMG_20151008_113842Ada pepatah lama yang mengatakan “kebersihan adalah pangkal kesehatan”.  Artinya kebersihan merupakan awal dari kesehatan. Dengan memelihara kebersihan seseorang bisa menjaga kesehatan dan beraktivitas dengan baik.

Pepatah tersebut masih tetap relevan hingga saat ini. Karena itu, tidak heran jika para orang tua dan guru-guru masih sering mengingatkan kita agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh  agar bisa beraktivitas dengan baik. Dan salah satu tempat yang perlu dipelihara kebersihannya adalah toilet.

Toilet merupakan salah satu tempat yang paling sering dikunjungi setiap hari. Di toilet lah kegiatan dasar manusia sehari-hari berupa buang air besar/kecil dilakukan. Di rumah, di kantor, di hotel, di sekolah, sampai di tempat umum akan dijumpai tempat yang bernama toilet. Saat sudah ada ‘panggilan alam’, maka toilet lah tempat yang paling dicari.