Humor Kampanye

doa ibuMenjelang pemilu, seperti biasa semua partai politik peserta pemilu menggelar kampanye di sejumlah daerah dan dalam berbagai kesempatan. Namanya kampanye, masing-masing calon legislatif atau caleg beserta juru kampanye tentu saja berupaya sebaik mungkin menjual dagangannya agar para calon pemilih mencoblos nama sang caleg dan partainya pada saat pemilu nanti.

Alkisah ada seorang caleg bernama Adul dari Partai Doa Ibu Penyabar. Caleg Adul ini telah menjabat sebagai anggota DPR RI selama hampir 2 periode, setelah sebelumnya menjadi anggota DPRD selama 1 periode. Suatu bukti bahwa caleg Adul sangat dicintai dan di percaya oleh konstituennya. Memang caleg Adul dikenal ramah dan selalu memikirkan bagaimana cara untuk mensejahterakan warganya.

Suatu hari saat kampanye, caleg Adul mengundang konsituennya untuk hadir, tak disangka banyak sekali yang hadir dan memenuhi lapangan olah raga tempat kampanye.

WNI di Beijing Coblos Pemilu 2014 Lebih Awal

Pemilu Beijing

Hajatan pesta demokrasi 2014 dimulai dari luar negeri. Dan Beijing menjadi salah satu kota pertama di luar negeri yang menggelar pemilihan umum (pemilu) pada tanggal 30 Maret 2014, lebih cepat 10 hari dari pemilu di Indonesia yang digelar tanggal 9 April 2014. Berikut reportase pelaksanaan pemilu di Beijing. Sengaja saya membuatnya dengan bahasa yang lebih renyah biar tidak terkesan sebagai sebuah press release :)

“Waduh, tadi gue mesti bangun pagi-pagi biar gak kesiangan tiba di KBRI. Elo tau sendiri kan, libur-libur begini paling males bangun pagi. Enakan juga tarik selimut lagi daripada mesti ke KBRI naik kereta subway”, ujar seorang mahasiswi berambut sebahu ke rekannya saat berbincang-bincang sambil menyantap mi bakso

“Kalau gue sich gak masalah bangun pagi. Tapi gue gak bisa langsung ke KBRI untuk mencoblos karena mesti ke gereja. Dari gereja baru dech ke KBRI. Gak apa-apa agak kesiangan, yang penting gak terlambat dan bisa memberikan suara di TPS (Tempat Pemungutan Suara)”, timpal rekan si mahasiswi tersebut.

“ehm kalau gue sich, selain alasan susah bangun pagi, awalnya gue emang males untuk milih. Gue masih bingung untuk milih siapa. Makanya gue datang sekitar setengah jam sebelum TPS tutup”, begitu komentar yang saya dengar dari seorang mahasiswi n berjaket merah yang datang sore hari menjelang TPS tutup.

Kembali ke Tionghoa dan Tiongkok

tionghoa gusdurMelalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 12 Tahun 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mengeluarkan  keputusan yang mencabut Surat Edaran Presidium Kabinet Ampera Nomor SE-06/Pred.Kab/6/1967 tanggal 28 Juni 1967, yang pada pokoknya mengganti penggunaan istilah “Tionghoa/Tiongkok” dengan istilah “Tjina”.

Dalam pertimbangannya disebutkan bahwa penyebutan istilah “Tjina/Cina” dalam suratb edaran tersebut telah menimbulkan dampak psikososial-diskriminatif dalam relasi sosial yang dialami warga bangsa Indonesia yang berasal dari keturunan Tionghoa.

Pertimbangan lainnya adalah bahwa pandangan dan perlakuan diskriminatif terhadap seorang, kelompok, komunitas dan/atau ras tertentu, pada dasarnya melanggar nilai, prinsip perlindungan hak asasi manusia. Dan karenanya pula, bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang tentang Hak Asasi Manusia, dan Undang-Undang tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Mengunjungi Peternakan di Mongolia

MongoliaSetelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari Ulaanbaatar, ibu kota Mongolia, akhirnya saya dan anggota delegasi Konperensi ke-32 Food and Agricultural Organization (FAO) se Asia dan Pasifik tiba di kawasan peternakan Tsonjin Boldog. Secara jarak sebenarnya kawasan Tsonjin Boldog tidak terlalu jauh dari Ulaanbaatar, tidak sampai 100 km, namun karena jalanan di atas padang rumput yang dilewati tidak beraspal dan sebagian besar tertutup lapisan salju maka bus yang kami tumpangi pun tidak bisa melaju cepat.

Musim dingin yang panjang membuat kawasan padang rumput yang di musim panas terlihat hijau, maka di musim dingin justru menjadi putih karena tertutup salju.  Tidak mengherankan jika sepanjang mata memandang yang tampak adalah hamparan padang luas, pegunungan dan perbukitan yang diselimuti salju.

Cuma China Yang Berani Nilai HAM AS

US Human Rights

‘Adat dunia balas-membalas, syariat palu-memalu’ demikian bunyi sebuah pepatah Melayu yang berarti kebaikan hendaknya dibalas dengan kebaikan, kejahatan dibalas dengan kejahatan pula. Pepatah ini sepertinya tepat untuk menggambarkan langkah yang ditempuh China dalam menghadapi tudingan pelanggaran HAM berat yang disampaikan AS dalam laporan tahunan  yang berjudul ‘Country Reports on Human Rights Practices for 2013’  yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) AS pada hari Kamis (27 Februari 2014).

Dalam laporan yang dimuat di laman resmi web Kemlu  AS dikemukakan bahwa meski terdapat kemajuan dalam penerapan HAM di China, namun Pemerintah China tetap melanjutkan tindakan yang melanggar HAM seperti antara lain melakukan penangkapan terhadap orang-orang yang mengkritik kebijakan pemerintah, perlakuan tidak adil terhadap etnis minoritas di Tibet dan Xinjiang dan sensor penggunaan internet.

Berbeda dengan kebanyakan negara lain yang enggan menanggapi laporan HAM Kemlu AS, China justru segera membalasnya sehari kemudian (Jumat 28 Februari 2014) melalui laporan HAM yang dikeluarkan oleh Kantor Penerangan Dewan Negara China yang berjudul ‘the Human Rights Record of the United States in 2013’. Seperti dikatakan  juru bicara Kemlu RRT Qin Gang, melalui laporan tersebut China ingin memperlihatkan kepada dunia bagaimana AS yang juga memiliki sejumlah  catatan pelangaran HAM, sebenarnya tidak layak untuk melakukan penilaian (mengenai terjadinya pelanggaran HAM) terhadap negara lain.

Menikmati Aksi RoboCop Buatan China Tanpa Karat

robocop 2014Menghabiskan waktu di akhir pekan bersama keluarga merupakan hal yang sangat menyenangkan. Berbagai kegiatan bisa dilakukan bersama-sama, salah satunya adalah menonton film terbaru RoboCop yang saat ini sedang tayang di bioskop.

RoboCop merupakan film aksi terbaru yang diproduseri oleh Marc Abraham dan Eric Newman dan disutradarai Jose Padilha serta dibintangi Joel Kinnaman, Michael Keaton dan Samuel L. Jackson. Film yang merupakan pengulangan atau terjemahan bebas dari film serupa yang diproduksi tahun 1987 ini menceritakan tentang awal mula seorang polisi bernama Alex Murphy (diperankan oleh Joel Kinnaman) menjadi polisi robot.

Cerita yang bertajuk tahun 2028 ini diawali dengan penampilan seorang pembawa acara televisi bernama Pat Novak (diperankan dengan apik oleh Samuel L. Jackson) yang tengah menayangkan reportase mengenai keberhasikan robot-robot buatan Omni Corp, sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang menguasai teknologi pembuatan robot, yang dipergunakan untuk kepentingan militer untuk menjaga keamanan di hampir seluruh belahan dunia, termasuk di Iran.

Berhasil dengan program robot bagi keamanan militer, Omni Corp kemudian berencana membuat program robot untuk melakukan penegakkan hukum. Untuk itu CEO Omni Corp Raymond Sellars (dimainkan biasa-biasa saja oleh aktor yang pernah memerankan diri sebagai Batman, Michael Keaton) bekerjasama dengan ilmuwan cybernetics Dr. Dennett Norton (Gary Oldman) untuk membuat polisi robot yang mengkombinasikan kemampuan manusia dan mesin. Polisi robot ini nantinya akan ditawarkan ke kepolisian di Amerika untuk memberantas tindak kriminal.

Akses Internet Gratis di Beijing

WIFISebagai orang tua yang memiliki anak remaja, salah satu kewajiban saya pada setiap akhir pekan atau saat libur adalah menemani mereka berjalan-jalan ke tempat-tempat keramaian atau kawasan publik seperti pusat perbelanjaan dan taman. Dan setiap kali berkunjung ke tempat-tempat tersebut, pada umumnya kegiatan pertama yang mereka lakukan adalah mencari sinyal WiFi lewat smartphone atau ipad yang mereka bawa.

Jika terdapat sinyal WiFi, maka mereka pun segera mengecek apakah sinyal tersebut dapat diakses gratis atau tidak. Jika gratis, apakah menggunakan password atau tidak untuk mengaksesnya. Jika menggunakan password, maka yang mereka lakukan adalah segera mengangkses situs web terkait menggunakan browser dan memasukkan nomor handphone, tak lama kemudian, operator telkom pun mengirimkan password yang dibutuhkan lewat SMS. Selanjutnya mereka pun bisa bebas berselancar di dunia maya.

Wuih aksesnya lumayan kenceng, bisa buat download file’, begitu komentar anak saya saat berselancar memanfaatkan akses WiFi gratis di pusat perbelanjaan Solana di distrik Chaoyang.

Tradisi Doa Kekaisaran China Sambut Tahun baru

China New Year RitualJumat 31 Januari 2014 menjadi hari pertama tahun baru kuda dalam dalam sistim penanggalan China yang didasarkan pada perhitungan bulan (lunar). Tepat saat pergantian tahun, masyarakat China menyambutnya dengan berkumpul bersama keluarga, menyalakan kembang api dan membunyikan petasan serta berdoa di kuil memohonkan berkah di tahun baru.

Di masa lalu, kegiatan memanjatkan doa di awal tahun baru bahkan dilakukan oleh para kaisar yang memerintah China. Kaisar China yang dipandang sebagai anak dari surga dan memerintah di bumi atas nama dan mewakili penguasa surga melakukan peribadatan di tempat yang dibangun khusus yang disebut dengan Kuil Surga (Temple of Heaven) yang selesai dibangun pada tahun 1420 oleh Kaisar Yongle dari Dinasti Ming (1368–1644).

Selama ratusan tahun kemudian kuil tersebut tetap dijadikan tempat peribadatan rutin oleh para kaisar China yang berkuasa pada masa Dinasti Ming dan Qing (1644-1911) dalam menyambut tahun baru untuk memanjatkan doa kepada Dewa Surga memohonkan panen yang baik di tahun yang baru.

Kho Ping Hoo Kini Berbahasa Mandarin

kho ping hooBagi para remaja Indonesia penggemar cerita silat di era tahun 70-80an atau awal 80an, nama Sukawati Asmaraman atau lebih dikenal sebagai Kho Ping Ho bukanlah nama yang asing di telinga mereka. Kho Ping Ho, pria keturunan Tionghoa kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 17 Agustus 1926, sangat dikenal oleh mereka karena cerita-cerita silatnya yang asli, khas, imajinatif dan memuat ide-ide besar dengan latar belakang kehidupan di China yang disajikan dengan sangat memikat.

Meski pada usia senja Kho Ping Ho baru menjejakkan kakinya di daratan China, namun dalam karya-karyanya ia antara lain berhasil menceritakan pemandangan alam yang permai di pegunungan Thaysan dan sekitarnya (sekarang terletak di Provinsi Shandong) dengan cukup detail. Ia pun banyak menceritakan tokoh fiksi dunia persilatan yang hidup pada masa pergolakan antar kerajaan-kerajaan di China pada saat itu, baik tokoh golongan hitam (antagonis) maupun golongan putih (protagonist). Tokoh-tokoh yang ditampilkan ini memberikan banyak inspirasi bagi para pembaca dan penggemarnya.

Tidak mengherankan jika banyak remaja pada saat itu yang menyukai cerita silat Kho Ping Ho dan rela memburu buku-bukunya di berbagai tempat penyewaan buku. Bahkan tidak sedikit pula yang rela menyisihkan sebagian uang jajannya untuk bisa mengumpulkan koleksi buku cerita silat Kho Ping Ho. Meski tidak sefanatik teman-teman yang lain, saya juga termasuk yang menggemari cerita silat Kho Ping Ho.

Deepening China and Indonesia partnership

Tulisan di the Jakarta PostDalam rangka kunjungan Presiden RRT Xi Jinping ke Indonesia tanggal 2-3 Oktober 2013 saya membuat opini mengenai hubungan RI-RRT. Opini yang saya tulis dalam bahasa Inggris ini dimuat di harian the Jakarta Post tanggal 2 Oktober 2013 dengan judul ‘Deepening China and Indonesia partnership’. Berikut tulisan saya selengkapnya:

On Oct. 2-3 Chinese President Xi Jinping will visit Indonesia, the first stop on his maiden Southeast Asia tour that will also take him to Malaysia and the APEC Summit in Bali.

The momentum of the visit is timely, as the world is still experiencing the global economic crisis and political uncertainty in some regions. With the Asia-Pacific becoming the engine of the world economy in recent years, Xi’s visit will enhance ties between China and its Southeast Asian neighbors.

Xi, who became the new president of the People’s of the Republic of China in March 2013, has known Indonesia well since the beginning of his political career. He had strong connections with Indonesia during his tenure from 1985-2002 as regional party leader and governor of Fujian, a province from where Indonesia’s Chinese tycoons mostly hail.

Cina Hukum Bo Xilai

boHarian China Daily, Senin (23/9) memuat foto berkuran 10R di halaman muka yang menunjukkan Bo Xilai tengah diborgol dan diapit 2 orang polisi usai mendengarkan putusan pengadilan. Bo Xilai (64 tahun), mantan Ketua Partai Komunis Cina (PKC) wilayah Chongqing dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan di Jinan, Provinsi Shandong karena terbukti bersalah dalam kasus suap, penggelapan dan penyalahgunaan kewenangan. Selain dihukum kurungan, Bo juga kehilangan hak-hak politik seumur hidup dan semua aset pribadinya disita negara.

Keputusan pengadilan Jinan ini merupakan pukulan telak terbaru Pemerintah RRT kepada pelaku tindak pidana korupsi. Melalui keputusan pengadilan tersebut ditunjukkan bahwa pemerintah tidak melakukan tebang pilih dan menggunakan tangan besi dalam memberantas korupsi.  Hal ini sejalan dengan anjuran para pemimpin RRT bahwa upaya memerangi korupsi sangat menentukan takdir dan masa depan partai berkuasa PKC dan tentu saja masa depan Cina.

Untuk itu, siapapun pejabat tinggi negara yang terbukti bersalah akan dikenakan hukuman maksimal seperti pada kasus Bo Xilai. Keputusan ini juga sekaligus menepis pandangan yang meragukan keberanian pemerintah menghukum pejabat tinggi dan hanya menghukum pejabat-pejabat setingkat wakil menteri kebawah.  Hukuman ini juga memperlihatkan bahwa tidak ada lemen masyarakat yang kebal hukum.

Cina, Masjid dan Kampanye Kesehatan Masyarakat

masjid ningxiaBanyak yang tidak tahu bahwa di Cina terdapat ribuan masjid yang aktif digunakan untuk tempat beribadah. Banyak yang mengira bahwa karena Cina adalah negara komunis, maka tidak banyak masjid yang ada disana. Padahal selain tempat untuk beribadah, masjid-masjid di Cina pun ternyata digunakan untuk kegiatan sosial seperti penyebarluasan informasi mengenai kesehatan dan melakukan pendidikan masyarakat di bidang kesehatan.

Seperti diberitakan harian China Daily tanggal 12 September 2013, upaya pemanfaatan masjid untuk kegiatan sosial seperti kesehatan reproduksi dilakukan di sekitar 1.200 masjid di Wuzhong, salah satu kota di Ningxia Hui yang berpenduduk 1,5 juta jiwa dan separuhnya adalah muslim. Di kota tersebut sejak tahun 1999 telah dilakukan kampanye penyebarluasan informasi dan kegiatan membantu pelayanan kesehatan yang dikoordinasikikan oleh Asosiasi Keluarga Berencana Cina sebagai tempat

Menurut Deputi Direktur Asosiasi, Gou Qingming, model penyeberluasan informasi dan pelayanan kesehatan yang dikembangkan di Wuzhong tersebut ternyata berhasil dengan baik. Muslim disana menghormati dan mendengarkan perkataan imam dalam setiap dakwahnya mengenai rencana kesehatan reproduksi dan perbaikan kesehatan reproduksi bagi mereka.