Category Archives: China

Panda Sejuta Dollar

P1190338

“Panda sejuta dollar? Itu beli atau sewa?” tanya seorang teman

“Sewa per tahun” jawab saya

“wuiih mahal banget, satu juta dollar per tahun kan sama saja saja dengan 9 milyar per tahun” jawab rekan saya lagi

“Ya begitu lah”

Penggalan dialog di atas merupakan prolog dari penantian Kanada untuk mendapatkan panda dari RRT. Setelah menanti 39 tahun sejak tahun 1973, Kanada akhirnya mendapatkan pinjaman sepasang panda raksasa untuk ditempatkan di kebun binatang di Toronto dan Calgary, masing-masing selama 5 tahun. Kepastian itu didapat saat kunjungan PM Kanada Stephen Harper ke Beijing, Guangzhou dan Chongqing dari tanggal 8-11 Februari 2012. Selama 10 tahun masa peminjaman panda tersebut, Pemerintah Kanada mesti membayar sewa kepada Pemerintah RRT sebesar US$ 1 juta atau sekitar 9 milyar rupiah per tahun.

Kedua panda yang diberi nama ErShun (jantan) dari kebun binatang Chongqing dan Ji Li (betina) dari Chengdu Panda Research Base akan tiba di kebun binatang Toronto pada bulan Maret atau April tahun 2013. Setelah 5 tahun di Toronto, kedua panda tersebut akan dipindahkan ke kebun binatang Calgary pada tahun 2018. Setelah itu keduanya alan dikembalikan ke RRT.

Kunjungan ke Negeri Surga Chengdu

chengdu gabungan

Pagi baru saja menjelang dan suhu udara di Beijing berkisar -2 derajat Celcius ketika saya mesti bergegas menuju Beijing Capital International Airport (BCIA). Pagi itu (07/02/2012), saya dan beberapa teman akan ke Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan yang terletak di Barat Daya RRT, menggunakan Air China pada pukul 9 pagi.

Chengdu yang berjarak sekitar 1600-an km atau sekitar 3 jam penerbangan dari Beijing dan terletak di dataran subur lembah Sichuan, merupakan sebuah kota yang dikenal dengan berbagai produk pertanianya yang melimpah dan industri ringan. Dan dengan jumlah penduduk sebanyak 14 juta jiwa dan GDP per kapita sebesar US$ 6.400, Chengdu menjadi salah satu kota terpenting yang menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, perdagangan, dan keuangan, serta menjadi hub transportasi dan komunikasi RRT bagian barat daya dan jalur masuk utama ke Tibet.

Wakil Gubernur Provinsi Henan Kagumi Museum KAA

P1190159

“Ke Bandung tanpa mengunjungi Museum Konperensi Asia Afrika (KAA) rasanya kurang lengkap”, demikian dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Henan, RRT, Zhou Jiancai, saat berkunjung ke Gedung Museum KAA di Bandung pada tanggal 2 Februari 2012 lalu. “Apalagi salah satu pemimpin kami, Perdana Menteri Zhou Enlai pernah berkunjung kesini saat menghadiri KAA tahun 1955”, demikian ditambahkan Wagub Zhou. (catatan penulis: Bersama Mao Zedong dan Deng Xiaoping, Zhou Enlai merupakan salah seorang tokoh yang berperan penting dalam sejarah pembentukan RRT pada tahun 1949).

Selama hampir satu jam Wagub Zhou melihat-lihat Gedung Merdeka yang menjadi tempat penyelenggaraan KAA pada tanggal 18-24 April tahun 1955. Dengan seksama ia menyimak penjelasan dari pemandu museum mengenai keberhasilan Indonesia mempertemukan para pemimpin negara-negara di Asia Afrika untuk hadir dalam suatu konperensi yang berhasil melahirkan Dasa Sila Bandung, sebuah dokumen bersejarah yang menjadi cikal bakal terciptanya gerakan non blok pada tahun 1961.  

Semarak Imlek di Beijing

P1180900

Warga Beijing meluapkan kegembiraan menyambut pergantian Tahun Baru Lunar dalam sistim penanggalan China yang jatuh pada 23 Januari 2012 dengan menyalahkan petasan dan kembang api secara besar-besaran. Suhu udara minus 12 tidak menyurutkan semangat warga Beijing untuk menyalakan petasan dan kembang api di wilayahnya masing-masing.

Sejak Minggu sore (22/01/2012), sebagian warga Beijing yang belum sempat membeli petasan dan kembang api terlihat ramai mendatangi berbagai kios penjualan petasan dan kembang api yang sudah diijinkan untuk berjualan sejak dua hari sebelum tahun baru. Mereka membeli beragam bentuk petasan dan kembang yang harganya mulai puluhan Yuan hingga ribuan Yuan. Karenanya tidak mengherankan jika bunyi letusan petasan sudah mulai terdengar dan nyala kembang api terlihat di berbagai tempat sejak sore hari itu pula.

Mudik Imlek di China

jalan lenggang di beijing

“Wah jalanan di Beijing dalam beberapa hari terakhir ini lancar ya, biasanya perlu waktu hampir 1 jam, sekarang 30 menit saja sudah sampai?” Komentar teman saya usai menempuh perjalanan dari kantornya di Dongzhimenwai ke sebuah kantor pemerintahan di Tian anmen.

“Iya, setiap menjelang tahun baru China, jalan-jalan di Beijing memang relatif lebih lancar. Karena banyak warga Beijing yang sudah kembali ke kampung halamannya untuk mudik merayakan imlek”, jelas teman saya yang lain yang ikut dalam perjalanan tersebut.

Mendengar percakapan kedua teman saya tersebut, saya hanya tersenyum-senyum. Kok mirip ya seperti suasana di Jakarta menjelang atau saat Idul Fitri, dimana jalanan menjadi lebih lenggang.

Belajar Tersenyum Dari China

smile 3

Tersenyumlah, maka dunia pun akan tersenyum bersamamu. Begitu sebuah kata-kata bijak yang sering saya dengar. Perkataan yang menegaskan arti penting senyuman dalam kehidupan kita. Lewat senyum seseorang bisa menunjukkan rasa senang, gembira, suka dan sebagainya. Senyum itu menyehatkan dan memberikan keberuntungan bagi mereka yang tersenyum. Bahkan dengan senyum tulus, hal buruk bisa menjadi baik, kesepakatan bisnis bisa dilakukan dan kita pun mudah mendapatkan teman dimanapun berada.

Dan mesti sudah mengetahui arti penting senyum, tampaknya tidak semua orang bisa tersenyum dengan baik, apalagi sampai memenuhi kriteria tertentu misalnya harus dapat memperlihatkan 6-8 gigi saat tersenyum dan senyum paling tidak selama 10 menit.

Heboh Perangko Tahun Naga

china stamp dragon

Tidak lama lagi penanggalan China akan memasuki tahun yang disebut sebagai Tahun Naga 2012. Dan untul menyambut tahun tersebut, kantor pos China menerbitkan perangko edisi khusus bergambar naga bertubuh merah dan bersisik emas dengan wajah menyeringai dan cakar kedua tangan yang siap mencengkeram. Di hari pertama penjualan (05/01), perangko tersebut ternyata langsung diburu para filatelis. Di tengah dinginnya udara Beijing, orang-orang rela antri di depan kantor pos sejak pukul 4 pagi untuk memesan perangko baru tersebut sebagai souvenir atau investasi. Sementara pada saat yang bersamaan disain perangko tersebut ramai dibicarakan sebagian anggota masyarakat yang menilai gambar naganya sangat menakutkan dan bisa mengirimkan sinyal kepada dunia mengenai keangkuhan China.

Seperti diberitakan harian China Daily, sebagian anggota masyarakat China menyuarakan ketidaksetujuannya lewat mikroblog (weibo) dengan mengatakan bahwa gambar naga tersebut tidak sesuai dengan gambaran China pada umumnya. Naga yang terdapat pada gambar tersebut terlihat sangat menakutkan dan tidak bersahabat. Terdapat kesan bahwa melalui gambar naga tersebut, China ingin membenarkan sikapnya yang angkuh, agresif dan berniat mencengkeram siapapun serta tidak bersahabat. Sehingga tidak sedikit yang kemudian mengusulkan dengan nada sarkastis bahwa gambar naga tersebut cocok untuk dijadikan maskot Kementerian Luar Negeri China.

Alibaba, Yahoo dan Lobi Politik

jack ma Yahoo

Menjelang berakhirnya tahun 2011, Alibaba Group, perusahaan internet raksasa China yang berkedudukan di Hangzhou, membuat gebrakan dengan menyewa jasa perusahaan pelobi “Duberstein Group Inc” milik Kenneth Duberstein, mantan Kepala Kabinet semasa pemerintahan Presiden AS Ronald Reagan.

Rumor pun mencuat bahwa Alibaba Group memerlukan pelobi karena memang berkeinginan membeli salah satu perusahaan internet raksasa AS, Yahoo Inc., yang saat ini tengah bermasalah pasca pemecatan CEOnya Carol Bartz. Rumor yang sepertinya dibenarkan CEO dan ChairmanAlibaba Group, Jack Ma, yang mengatakan kepada Bloomberg News bahwa pembicaraan mengenai kemungkinan pembelian keseluruhan saham Yahoo Inc. sebenarnya sudah dilakukan, namun tertunda karena isu politik.

Spekulasi bahwa Alibaba Group akan membeli Yahoo Inc. sendiri berawal dari pernyataan Jack Ma dalam suatu acara di Standford University tanggal 1 Oktober 2011. Dalam acara tersebut Jack Ma mengatakan ketertarikannya untuk membeli Yahoo Inc., dan untuk itu pihaknya telah didekati sejumlah lembaga pendanaan potensial yang akan merealisasikan keinginannya.

Onde-onde Tiongkok

P1180062

Kue onde-onde atau biasa disebut onde-onde adalah kue yang terbuat dari tepung terigu atau tepung ketan, dibentuk bulat menyerupai bola ping pong dimana di dalamnya biasanya diisi pasta kacang hijau atau gula merah, dan permukaannya dibaluri wijen. Di Indonesia, saking populernya, onde-onde dapat dengan mudah dijumpai di pasar-pasar atau pedagang kaki lima. Karena kepopulerannya. tidak sedikit orang yang mengira bahwa onde-onde adalah kue asli Indonesia. Benarkah demikian?

Sama seperti sebagian orang Indonesia yang tidak menaruh perhatian terhadap asal-asul onde-onde, awalnya saya juga bersikap serupa. Tapi perjumpaan saya dengan onde-onde di banyak pasar tradisional. pedagang kaki lima ataupun hotel berbintang di berbagai kota di Tiongkok mengusik keingintahuan saya untuk mengetahui asal muasal onde-onde. Sejak kapan onde-onde hadir di Tiongkok dan apakah onde-onde tersebut ada kaitannya dengan onde-onde di Indonesia?

Enjoying halal food in Beijing

resto muslim

One of the difficulties as a Muslim who live in a non-Muslim city is getting  halal foods, foods that are allowed under Islamic law

But, in Beijing, you can find  many restaurants that provide good food and clean with halal sign easily. Those restaurants called their self as a Muslim restaurant.  For example, near the place where I live in Lido area, Chaoyang district, precisely in Jingtai Road, there is a Muslim restaurant that provides halal food.

From the outside, that restaurant is not different from other Chinese restaurants, except the sign “halal” in the restaurant’s name.

When I and my family entered to the restaurant, a female waiter who wear jilbab (headscarf) welcome my presence and kindly invited me to have a sit. After we got a seat, I started to look around first before I order foods. From the photos on the restaurant,’s wall, it is known that the restaurant belonged to a Chinese Muslim from Xinjiang Province, a province with a Muslim majority in western China that borders with Mongolia, Russia, Kazakhstan, Afghanistan and India. It is no wonder that the food in this restaurant is cooked in Xinjiang style.

40 Tahun Diplomasi Ping Pong

Dalam rangka memperingati 40 tahun kunjungan tim bola ping pong AS ke China, mantan Presiden AS Jimmy Carter berkunjung ke Beijing pada tanggal 8 Desember 2011 dan disambut resmi oleh Wakil Presiden RRC Xi Jinping. Dalam kunjungan tersebut Jimmy Carter dan Xi Jinping menyaksikan pertandingan eksibisi antara atlit-atlit bola ping pong AS dan RRC dan menandatangani prasasti berbentuk raket ping pong (bat).

Dari 14 pemain yang ikut eksibisi, beberapa di antaranya adalah mereka yang pernah bermain pada tahun 1971 seperti Connie Sweeris (64 tahun), sementara sisanya adalah atlit top kedua negara, termasuk juara dunia Wang Liqin (35 tahun).

Mengomentari keikutsertaannya dalam eksibisi tersebut, seperti dikutip dari harian China Daily (9/12), Sweeris menyatakan kegembiraannya dapat berpartisipasi dalam peringatan peristiwa yang menjadi landmark pemulihan hubungan diplomatik RRC dan AS. Ditambahkannya bahwa olah raga merupakan cara yang baik untuk meningkatkan pemahaman antara kedua negara.

Salju Pertama di Beijing

Waktu masih menunjukkan sekitar pukul 8 pagi ketika kedua anak saya baru saja berangkat ke sekolah. Tiba-tiba saja ada telpon masuk dari anak saya yang bungsu. Bergegas saya angkat telpon karena mengira ada perlengkapan sekolahnya yang tertinggal.

Belum sempat saya bertanya apapun, si bungsu sudah berteriak dari ujung telpon, “Ayah, hujan salju nich di Beijing”

“Hujan salju?” tanya saya

“Iya Yah, hujan salju. Sekarang adik masih di lobi apartemen nich sedang melihat salju turun. Untung adik dn kakak pakai mantel tebal jadi bisa tetap ke sekolah, enggak perlu nunggu hujan salju reda”

“o ya kalau begitu hati-hati melangkah. Jangan banyak becanda di jalanan nanti bisa terpeleset karena jalanan licin tertutup lapisan salju”, ujar saya mengingatkan.